
Sehabis hujan di udara banyak sekali tetes-tetes air yang berbentuk bulat. Ketika mengenai tetes air ini, cahaya Matahari akan dibiaskan masuk ke dalam tetes. Di dalam tetes air, cahaya dipantulkan kemudian dibiaskan keluar dari tetes. Selama proses pembiasan, cahaya Matahari akan terurai menjadi berbagai warna. Itu sebabnya sinar yang keluar dari tetes air itu berwarna-warni.
Sekilas tentang teori warna
Warna umumnya adalah spekturm cahaya yang dapat kita lihat oleh mata. Cahaya ini kemudian menyinari benda yang kemudian dipantulkan ke mata lalu disampaikan ke otak dan diproses sehingga tampak adanya benda tersebut dan memiliki warna. Menurut Sir Issac Newton, melalui percobaan optiknya pada pembiasan kaca prisma, ada 7 spekturm warna yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu (MeJiKuHiBiNiU). Pada pelangi tetesan air tersebut menjadi prisma yang membiaskan cahaya matahari yang kemudian dilihat oleh mata. Panjang gelombang yang dapat dilihat oleh mata yaitu 400-
700 nanometer. Pajang gelombang pada warna umumnya berbeda-beda sehingga terjadilah warna-warna tersebut.- berikut sedikit penjelasan tentang warnawarna merah, adalah salah satu dari 3 warna dasar dengan panjang gelombang 780-622 nm dan frekuensi 384-482 Hz
- Warna Jingga; percampuran antara warna merah dan kuning dengan panjang gelombang 622-597 nm dan frekuensi 482-503
- Warna Kuning; warna dasar dengan panjang gelombang 597-577 nm dan frekuensi 503
-520 Hz. - Warna Hijau; percampuran warna kuning dan biru dengan panjang gelombang 577-492 nm dan frekuensi 520 - 610 Hz.
- Warna Biru; salah satu warna dasar dengan panjang gelombang 492-455 nm dan frekuensi 610-659 Hz.
- Warna Ungu; percampuran warna biru dan merah dengan panjang gelombang 455-390 nm dan frekuensi 659-769 Hz.
tetes air pada hujan membuat sinar matahari ada yang dipantulkan kembali dan ada yang ditransmisikan. panjang gelombang yang ditransmisikan dengan perantara yang mempunyai index bias inilah yang disebut dengan pembiasan cahaya. pada tetes air yang berbentuk bulat, panjang gelombang bias mempunyai sudut yang tetap sehingga cahaya matahari yang dibiaskan oleh air membentuk lengkungan dan terpisah panjang gelombangnya. panjang gelombang yang terpisah-pisah ini membuat spekturm warna, sehingga tampak adanya warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar