Selasa, 21 April 2009

Pluto Mungkin Berhianat



Planet ke-9...?
Pluto

Dahalunya pluto merupakan planet ke-9 dari sistem tata surya kita. Matahari, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto. Tetapi pada 24 agustus 2004 sebuah Persatuan Astronomi Internasional dengan 3.000 Ilmuan mengubah status Pluto menjadi Planet kerdil (Planet Katai). Hal ini dikarenakan ditetapkannya Resolusi 5A Sidang Umum IAU Ke-26 berisi definisi baru itu.
definisi itu menyatakan sebuah planet harus memenuhi tiga syarat:
  1. Mengorbit Matahari
  2. Mempunyai Ukuran yang cukup besar sehingga dapat mempertahankan bentuk bulat.
  3. Mempunyai orbit yang jelas
Dan akhirnya Pluto tidak bisa memberikan kriteria di atas. Orbit pluto yang tumpang tindih dengan orbit neptunus membuat orbit pluto tidak begitu jelas, kemudian ukuran pluto yang begitu kecil bahkan lebih kecil dari bulan sehingga terlalu kecil disebut.
Sebelumnya pluto dianggap mempunyai satelit, yang di sebut charon sehingga menguatkan para ilmuawan bahwa pluto adalah planet. Tetapi baru-baru ini para peneliti menemukan ribuan bahkan ratusan ribu benda kecil di belakang neptunus yang di sebut sabuk kuiper.
Sabuk Kuiper adalah bagian dari objek-objek trans-Neptunus. Belasan benda langit termasuk dalam Obyek Sabuk Kuiper di antaranya Quaoar (1.250 km pada Juni 2002), Huya (750 km pada Maret 2000), Sedna (1.800 km pada Maret 2004), Orcus, Vesta, Pallas, Hygiea, Varuna, dan 2003 EL61 (1.500 km pada Mei 2004).
Penemuan 2003 EL61 cukup menghebohkan karena Obyek Sabuk Kuiper ini diketahui juga memiliki satelit pada Januari 2005 meskipun berukuran lebih kecil dari Pluto. Dan puncaknya adalah penemuan UB 313 (2.700 km pada Oktober 2003) yang diberi nama oleh penemunya Xena. Selain lebih besar dari Pluto, obyek ini juga memiliki satelit.
Namun, Taufiq Hidayat mengatakan, inilah konsekuensi dari perkembangan ilmu pengetahuan. Perubahan definisi planet dan keluarnya Pluto dari keluarga planet hanyalah sebuah pengingat bagi kita semua bahwa ilmu pengetahuan yang kita pahami dan kita yakini kebenarannya sekarang ini bukanlah sebuah kesimpulan final. Masih banyak kebenaran yang belum kita temukan.

Namun pluto kini masih menjadi misteri setelah penemuan-penemuan tersebut, sehingga baru-baru ini NASA mengirimkan pesawat tanpa awak untuk mencari tahu mengenai pluto. kabarnya kita tunggu aja.

web terkait
www.wikipedia.org
www.fisikanet.lipi.go.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar